Sabtu, 28 Oktober 2017
HADIST TENTANG PENDIDIKAN
LEGALITAS PENYELENGGARAAN DAN TUJUAN PENDIDIKAN
قَلَ صلى اللهُ عليه وسلم: كُنْ غَالِمًا اَوْ مُتَغَلِّمًا اَوْ مُسْتَمِغًا اَوْ مُحِبًّا وَلاَ تَكُنْ خَامِسَا فَبُهْلِكَ (رواه البيخق)
“telah bersabda Rasulallah SAW: “Jadilah orang-orang yang berimu(pandai) atau orang-orang yang belajar, atau orang-orang yang mendengarkan ilmu atau orang-orang yang mencintai ilmu dan janganlah menjadi orang yang kelima maka kamu akan celaka.”(HR. Al-Baehaki)
مَنْ اَرَادَ الدَّنْيَا فَعَلَيْهَ بِالْعِلْمِ وَمَنْ اَرَادَ اْلاَخِرَاةُ فَعَلَيْهَ بِالْعِلْمِ وَمَنْ اَرَادَ هُمِا فَعَلَيْهَ بِالْعْلْمِ (رواه البخارى ومسلم)
“Barangsiapa yang menghendaki kebaikan di dunia maka dengan ilmu dan barangsiapa yang menghendaki kebaikan di akhirat maka dengan ilmu dan barangsiapa yang menghendak kebaikan keduanya maka dengan ilmu”(HR.Al bukhori dan Muslim)
عن على رضي اللهُ عنه قال: قال رَسُوْلُ الله صَلَى اللهُ غَلَيْهِ وَسَلَمْ: اَلْعِلْمُ يَنْتَفِعُ بِعِلْمِهِ خَيْرُ مِنْ اَلْفٍ عِابَدٍ
(رواه الدّيلم)
“Dari Ali R.A. ia berkata: Rasullallah SAW bersabda: orang-orang yang berilmu kemudian ia memanfaatkan ilmu tersebut (bagi orang lain) maka akan lebih baik dari seribu orang beribadah datau ahli ibadah (HR. Ad-Daelami)
عَنْ اِبْنُ عَبَاس رضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قالَ رَسُوْلُ الله صَلَى االلهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم: مَنْ يُرِدِ اللهُ خَيْرً يُفَقِّهْهُ فِى الدِّيْنِ وَاِنَّمَا الْعِلْمُ بِالتَّعَلِمِ (رواه البخارى)
“Barangsiapa yang dikehendaki Allah menjadi Lebih Baik, maka dia akan difahamkan dalam hal agama, dan sesungguhnya ilmu itu dengan belajar (HR.Bukhori)
قَالَ رَسُوْلُ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم: لاَ يَتْبَغِ لِجَا هِلِ اَنْ يَسْقكنَ عَلَى جَهِلِهِ وَلاَ لِلْعَالِمِ اَنْ يَسْكُنَ عَلَى عِلْمِهِ (رواه الطَّبْرَانِىُّ)
“Rasulallah SAW bersabda ; Tidak pantas bagi orang yang bodoh mendiamkan kebodohannya dan tidak pantas pula orang yang berilmu mendiamkan ilmunya.”(HR. Ath-Tabrani)
تَعَلَّمُوْا مِنَ الْعِلْمِ مَا شِئْتُمْ فَوَاللهِ لَا تُؤْتِ جَزَاءً بِجَمْعِ الْعِلْمِ حَتَّى تَعَمَّلُوْا (رَوَاهُ اَبُوْ الْحَسَنْ)
“Belajarlah kalian semua atas ilmu yang kalian inginkan, maka demi Allah tidak akan diberikan pahala kalian sebab mengumpulkan ilmu sehingga kamu mengamalkannya. (HR. Abu Hasan)
عَنْ اِبْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اُطْلُبُ الْعِلُمَ وَلَوْ بِاالصِّيْنِ فَاِنَّ طَلَبَ الْعِلْمَ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَ مُسْلِمَةٍ اِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَضَعُ اَجْنِحَتِهَا لِطَالِبٍ رِضَاعًا بِمَا يَطْلُبُ ( رَوَاهُ اِبْنِ عَبْدِ الْبَرِّ )
Dari Ibnu Abbas R.A Ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Carilah ilmu sekalipun di negeri Cina, karena sesungguhnya mencari ilmu itu wajib bagi seorang muslim laki-laki dan perempuan. Dan sesungguhnya para malaikat menaungkan sayapnya kepada orang yang menuntut ilmu karena ridho terhadap amal perbuatannya. (H.R Ibnu Abdul Barr)
KURIKULUM PENDIDIKAN
عَنْ عُمَرُوبْنُ شُعَيْبِ عَنْ اَبِيْهِ عَنْ جَدّهِ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مُرُوْا اَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُم اَبْنَاءُ سِنِيْنَ وَاضْرِبُهُمْ اَبْنَاءَ عَشَرَ وَ فَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِيْ الْمَضَاجِعِ ( رَوَاهُ اَبُوْ دَاوُدَ )
Dari Amr Bin Syu’aib dari bapaknya dari kakeknya berkata : Raulullah SAW bersabda : “perintahkanlah anakmu untuk melakukan shalat, pada saat mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka pada saat mereka berusia sepuluh tahun jika mereka meninggalkan shalat dan pisahkanlah mereka dalam hal tempat tidur.” (HR. Abu Dawud)
MANUSIA DAN POTENSI PENDIDIKANNYA
عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَدِّبُوْا اَوْلَادَكُمْ عَلَى ثَلَاثِ خِصَالٍ : حُبِّ نَبِيِّكُمْ وَحُبِّ اَهْلِ بَيْتِهِ وَ قِرَأَةُ الْقُرْأَنِ فَإِنَّ حَمْلَةَ الْقُرْأَنُ فِيْ ظِلِّ اللهِ يَوْمَ لَا ظِلٌّ ظِلَّهُ مَعَ اَنْبِيَائِهِ وَاَصْفِيَائِهِ (رَوَاهُ الدَّيْلَمِ )
Dari Ali R.A ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Didiklah anak-anak kalian dengan tiga macam perkara yaitu mencintai Nabi kalian dan keluarganya serta membaca Al-Qur’an, karena sesungguhnya orang yang menjunjung tinggi Al-Qur’an akan berada di bawah lindungan Allah, diwaktu tidak ada lindungan selain lindungan-Nya bersama para Nabi dan kekasihnya” (H.R Ad-Dailami)
ETIKA PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK
عَنْ عُمَرُ ابْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : تَعَلَّمُ الْعِلْمَ وَتَعَلَّمُوْا لِلْعِلْمِ السَّكِيْنَةِ وَالْوَقَارِ وَتَوَضَّئُوْا لِمَنْ تَتَعَلَّمُوْنَ مِنْهُ (رَوَاهُ اَبُوْ نُعَيْمِ )
Dari Umar Ibnul Khattab R.A beliau berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Pelajarilah olehmu ilmu pengetahuan dan pelajarilah pengetahuan itu dengan tenang dan sopan, rendah hatilah kami kepada orang yang belajar kepadanya” (H.R Abu Nu’aim)
Ayat-ayat Al-Qur’an tentang pendidikan
الرَّحْمٰنُ(١) عَلَّمَ الْقُرْأَنَ (۲) خَلَقَ الْاِنْسٰنَ (۳) عَلَّمَهُ الْبَيَانَ (٤)
1. Allah yang maha pemurah
2. Yang telah mengajarkan al-qur’an
3. Dia menciptakan manusia
4. Mengajarnya pandai berbicara
قَالَ لَهُ, مُوْسَىٰ هَلْ اَتَّبِعُكَ عَلَى اَنْ تُعَلِمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا (٦٦)
“musa berate kepada khidir : “Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu.”
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
{الصَّدَقَةُ تَرُدُّ البَلاَء وَتُطَوِّلُ العُمْرَ} “Sedekah itu menolak bala dan memanjangkan umur”.
-
A. Apa yang di maksud dengan pendidikan menurut Para Pakar dan UU ? a. Menurut Undang-undang 1. Menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang sisdikn...
-
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latarbelakang Masyarakat Baduy sejak dahulu memang selalu berpegang teguh kepada seluruh ketentuan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar